Nostalgia

k

Credit pic: @healing_unicorn@weheartit

Recommended lagu nya: Ali-Hurt ost rooftop prince, linknya? cari sendiri jangan manja *kicked*

Cast: Kai, Moon Sera

Kacamata berbingkai tipis yang jatuh ketika tangannya bergerak di atas meja membangunkan dia bersamaan dengan pening yang amat sangat di seluruh kepala hingga tengkuknya. Hangat di seluruh badannya, kecuali ujung-ujung aksial jari-jari tangan maupun kaki gadis itu. Dia terkena demam musim panas. Tangannya meraih kacamata minusnya yang masih berada di dekat kaki meja. Begitu menegakkan tubuhnya, dering telepon yang tenggelam dalam getaran ponsel yang di setting silent menyisakan dengungan antara vibrasi benda persegi panjang itu dengan meja kayu berpelitur coklat muda bekas tempat kepala gadis ini menyandarkan kepalanya selama setengah jam yang lalu.

Continue reading

Acquainted

kai

Cast: Lee Jinhyeon, Kai, Luhan

 

Aku, Lee Jinhyeon, gadis cantik dan manis kelas 3 SMA swasta di distrik gangnam, ya sebut saja sekolah elit di mana anak-anak pengusaha disekolahkan demi menjaga sesuatu yang disebut prestise. Uang sekolahku memang mahal, tapi jangan tanya kenapa aku bisa sekolah di sekolah yang toiletnya seperti toilet hotel. Penasaran? Oh, baiklah. Tentu saja karena, karena,

AKU ANAK ORANG KAYA!

Continue reading

Maple and Apple 2: Apology is..

Maple and Apple
Cast: Kim Jiwon, Oh Sehun, EXO, Sulli, Naeun
Credit: Pictures belong to the rightful owner

756991501_large

Apology is..

Bukan mau hari Senin untuk jadi hari pertama setelah hari Minggu dimana kehadirannya selalu disalahkan dan tak diharapkan oleh kebanyakan orang, sama halnya dengan apa yang terjadi pada Jiwon sekarang, sesuatu yang terjadi tanpa diinginkannya sama sekali.

Continue reading

Maple and Apple 1: Captured With Class Rep

Cast: Kim Jiwon, Oh Sehun, EXO, Sulli, Naeun

Credit Pic: Belong to the owner

Cuap: No excuse, hanya stuck ide di That Sweetest Hatred dan pengen buat ff Thehun. Wkwkwk

756981438_large

Captured With Class Rep

Matahari bersinar cerah, ini tanggal 2 april. Satu hari setelah hari kebohongan sedunia itu. Gadis bernama Kim Jiwon yang tengah duduk di atas meja miliknya di ruang kelas sejak beberapa menit yang lalu masih tercenung menatap ke depan dengan kaki yang menggantung dan berayun. Ia sendirian di dalam kelas, bangun terlalu pagi dan naik bus ke-5 yang rutenya melalui daerah rumahnya. Jam menunjukkan pukul 6 hampir lewat 20 menit. Pandangan gadis ini tidak terfokus, lurus ke depan tapi seakan menembus papan tulis hijau di depan kelas.

Continue reading