Begin (part 1 of ?)

Casts:

Han Mikyong

Lee Taemin

Minor casts:

Seo Jin Ae

Lee Hye Su

Seo Eunkyung

Disclaimer: Totally inspirated with a comic titled “Fighting Girl”

I do own nothing but the story.

~ enjoy~

Author pov

“Lee Taemin! Aku suka padamu, jadilah namja chinguku!”

“Kok bisa?” katanya. Badanku serasa terhempas angin.

“Aku bahkan belum pernah bicara padamu.” katanya lagi.

“”Ya sudah, bagaimana kalau kita berteman saja dulu, setelah kau mengenalku kau boleh menerima ataupun menolakku, itu hakmu.” Kataku dengan semangat. “Eh, tapi…” katanya ragu. “Jebal!” pintaku padanya dan menatap penuh harap. “Terserah kau sajalah.” katanya datar. “Yes!” kataku sambil mengepalkan tangan. “Gomawo Taemin-ssi, sampai jumpa! Pamitku sambil membungkuk dan pergi meninggalkannya yang masih bingung. “Ya! Chankaman!” teriak Taemin, tetapi Mikyong tak mendengar lagi karena sudah menjauh. “Gadis aneh, aku kan belum tahu namanya, kenapa langsung kabur.” batinnya.

Di ruang latihan

“Jadi dia yang menembak pangeran?” kata seorang perempuan dengan suara yang kecil “Ne, dia kapten klub judo.” Kata yag lain. “Dasar tak tahu malu, berani sekali dia menyatakan perasaannyapada pangeran, dia kan kasar, dekil, dan tidak feminin, lihatlah bagaiman dia membanting tubuh laki-laki itu.” Kata seorang lagi “Ne, dan dia juga cebol, dia pikir Taemin mau menerimanya.” Balas yang lain. “YA KALIAN! MEMANGNYA KENAPA KALAU AKU KAPTEN KLUB JUDO, KENAPA KALAU AKU KASAR, DEKIL, DAN TIDAK FEMININ HAH? DAN SATU LAGI, BUKAN SALAHKU KALAU AKU CEBOL!!!” teriak Mikyong yang tidak tahan lagi mendengar kasak-kusuk anak-anak perempuan itu dan ingin menghajar mereka satu-satu. “Kyaaa!!!” teriak para perempuan itu berlari menghambur. “Mikyong, hentikan! Mereka hanya iri denganmu! Kata Jin Ae. “Jin Ae! Hye Su! Tapi Jin Ae-ya, aku ingin sekali menhajar perempuan-perempuan centil itu. “Sudahlah kau pedulikan, buang-buang energi saja” kata Jin Ae lagi. “Jin Ae! Kau seperti eommaku.” Kata Mikyong dengan tatapan mengejek. “Ya, jangan kau pikir mentang-mentang kau kapten klub judo, aku akan takut padamu, mau aku patahkan tangan dan kakimu?” teriak Jin Ae dengan nada penuh tekanan. “Hehehe! Masa kau marah sih, aku kan hanya bercanda” kata Mikyong cengengesan. “Kau jangan marah-marah, nanti cepat tua seperti eommaku lho! “MIKYONG!” teriak Jin Ae. “Hye Su, tolong aku!” kata Mikyong mencari perlindungan di balik punggung Hye Su. “Sudahlah Jin Ae-ya, kasihan Mikyong.” Kata Hye Su. “Awas kau Mikyong, untung ada Hye Su, kalau tidak, habis kau di tanganku. Kata Jin Ae. “Hehehe, peace ^^v! kata Mikyong sambil mengacungkan jari membentuk huruf v. “Gomawo Hye Su-ya kau memang chingu terbaikku.” Kata Mikyong merangkul Hye Su. Hye Su geleng-geleng kepala melihat tingkah temannya yang satu ini. “Ya sudah, ayo pulang, Mikyong-ah cepat ganti bajumu.” Kata Jin Ae. “Ye eomma!” balas Mikyong. “Ya Kau!” teriak Jin Ae lagi. Belum sempat Jin Ae berkata lagi, Mikyong sudah kabur duluan sambil tertawa-tawa. Sedangkan Jin Ae hanya memandang Hye Su kesal yang sedang menahan tawanya.

————-tbc————-

Advertisements

One thought on “Begin (part 1 of ?)

Put Your Comment Here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s